Spansagaba.com, Gedungaji Baru – Supervisi secara etimologi berasal dari kata “super” dan “visi” yang mengandung arti melihat dan meninjau dari atas atau menilik dan menilai dari atas yang dilakukan oleh pihak atasan terhadap aktivitas, kreatifitas, dan kinerja bawahan. ( Wikipedia )
Di sekolah, supervisi ini biasa dilakukan oleh kepala sekolah / wakil kepala sekolah / guru senior kepada para guru dan tenaga kependidikan.
Tujuan dilaksanakannya supervisi adalah untuk mengetahui kinerja para guru dan Tenaga Administrasi Sekolah ( TAS ).

Nurmalia Agustin, S.Pd.
( Supervisi mapel IPA)

Sumarsih, S.Pd.
(Supervisi mapel Mtk)
Supervisi harus dilaksanakan secara obyektif. Oleh karena itu ada tiga tahap yang dilalui, yaitu :
- Kegiatan sebelum pelaksanaan, menyangkut kesepakatan waktu pelaksanaan dan menyiapkan perangkat.
- Kegiatan pelaksanaan supervisi, dapat dilaksanakan di ruang belajar maupun di tempat lain sesuai karakteristik materi pelajarannya.
- Kegiatan setelah pelaksanaan supervisi. Tujuannya adalah untuk mengetahui kekurangan maupun kelebihan guru selama pelaksanaan supervisi. Kegiatan ini biasanya dilakukan di ruang KS.
Selain obyektif agar hasilnya maksimal, supervisi harus dilaksanakan secara kontinyu dan terjadwal serta dipantau terus progres kinerjanya. ( rus )