Dampak Kebijakan WFH, Konferensi Video ‘Trending’

Spansagaba.com – Penawartama Konferensi video (Inggris: videoconference) adalah seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkankan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan. (Wikipedia)

Ini adalah komunikasi dua arah yang efektif dari transmisi audio dan video. Layanan ini memanfaatkan media internet untuk transmisi data.

Menyusul kebijakan Work from Home (WFH) yang diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang dalam rangka upaya pencegahan Wabah Covid-19 telah memunculkan trend baru dalam rapat-rapat di perkantoran, sekolah, dan komunitas lain di Tulang Bawang.

Trend baru itu berupa pemanfaatan teknologi telekomunikasi yang dikenal dengan Konferensi Video (Videoconference).

Dalam beberapa kesempatan rapat, Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti, S.E.,M.H. telah memelopori kegiatan rapat dinas dengan menggunakan teknologi tersebut.

Dengan Konferensi Video, Bupati Winarti memberi contoh sekaligus membuktikan bahwa ‘Bekerja Tidak Terganggu, Manfaatkan Tekhnologi di Era Digital’.

Bupati Tulang Bawang, memimpin konferensi video.

Saat ini Konferensi Video bukan hanya dilakukan oleh bupati atau para pejabat saja melainkan sudah dapat dijumpai dalam rapat di perkantoran maupun sekolah-sekolah.

Teknologi ini dipilih karena memungkinkan orang untuk berkomunikasi dari satu tempat ke tempat lain tanpa kesulitan apapun di antara mereka. Bahkan, dengan cara ini bisa menghubungkan seluruh kantor untuk menerima panggilan video conference. Dengan begitu, orang-orang dari tempat atau lokasi yang berbeda bisa langsung terhubung secara bersamaan.

Meskipun teknologi sudah memberi kita kemudahan namun kendala pada saat konferensi dilaksanakan selalu ada. Untuk itu, Ahmad Sidik Hidayat, M.Pd., seorang praktisi pendidikan di Kab. Tulang Bawang sekaligus Sekretaris MKKS SMP Kab. Tulang Bawang memberikan tips sebelum melaksanakan Konferensi Video, sbb.:
1). Siapkan HP Android /laptop,
2). isi Kuota pulsa yang cukup dan memadai,
3). cari posisi dan lokasi sinyal yang kuat dan bagus agar pada saat Vicon bisa berjalan dengan lancar.

Sumber :

  • Wikipedia
  • Diskominfo Tuba

< & >

Diterbitkan oleh redaksigaba1

Pengasuh redaksi Blog SMPN 1 Gedung Aji Baru

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai