Spansagaba.com, Gedung Aji Baru – Struktur organisasi sekolah merupakan suatu bentukang berupa urutan atau daftar yang berfungsi sebagai suatu upaya dalam menjelaskan tugas dan fungsi dari setiap komponen penyelenggara pendidikan yang bersangkutan dengan sekolah tersebut. Selain sebagai penjelasan mengenai tugas dan fungsi dari setiap komponen yang bersangkutan, pada struktur tersebut kita dapat melihat mengenai kepemimpinan seseorang siapa yang menjadi pemimpin dan siapa saja yang dipimpin.
Berikut merupakan daftar atau urutan dari struktur organisasi sekolah, diantaranya :
- Kepala Sekolah
Di sekolah yang menjadi puncak pimpinan tertinggi adalah seorang kepala sekolah. Peranannya sangat signifikan untuk dapat membangun perkembangan sekolah menjadi lebih baik. Kepala sekolah harus menjadi contoh yang baik untuk guru, staf, murid dan lingkungan sekitar. Kepala sekolah di dalam organisasi sekolah dapat berperan sebagai:
Leader motivator
Edukator
Manajer
Inovator
Kepala sekolah haruslah orang yang benar-benar kompeten agar keberhasilan sekolah baik di luar sekolah dan keberhasilan di dalam sekolah terutama pendidikan anak-anak bisa seimbang. Bagaimanapun meski sekolah dianggap berhasil di luar namun anak-anak kurang terbentuk dari segi adab dan sopan santun tentunya akan mengurangi fungsi utama sekolah sebagai pendidik generasi di masa yang akan datang.
Tugas yang Diemban
a. Penyusun program sekolah baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.
b. Pengawas kegiatan belajar mengajar disekolah.
c. Memberikan bimbingan dan pembinaan kepada guru, staf, dan murid.
d. Memberikan sumbangsih baik di dalam sekolah maupun dengan lingkungan di sekitar sekolah. - Komite Sekolah
Komite Sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Komite Sekolah diatur dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.
Tugas Komite Sekolah adalah:
a. memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan;
b. menggalang dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat baik perorangan/organisasi/dunia usaha/dunia industri maupun pemangku kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif;
c. mengawasi pelayanan pendidikan di Sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
d. menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari peserta didik, orangtua/wali, dan masyarakat serta hasil pengamatan Komite Sekolah atas kinerja Sekolah;
- Wakil Kepala Sekolah
Wakil kepala sekolah adalah orang kedua di sekolah yang sama-sama bertanggung jawab dengan kepala sekolah dalam rangka menciptakan sekolah yang baik dan berkualitas. Sebagai orang yang menggantikan kepala seolah apabila berhalangan hadir maka wakil kepala sekolah peranannya tidak bisa dipandang sebelah mata. Wakil kepala sekolah harus mempunyai kemampuan yang baik terutama dalam bidang pendidikan dan manajerial. Itu akan menjadi modal utama agar dapat membantu kepala sekolah dengan baik.
Tugas yang Diemban
a. Ikut membantu kepala sekolah untuk meningkatkan keberhasilan dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
b. Menyusun rencana sekolah bersama-sama dengan kepala sekolah.
c. Memberikan masukan dan pertimbangan untuk perkembangan sekolah.
- Pengelola Perpustakaan
Tugas yang diemban
- Melayani peminjaman buku-buku
b. Melayani pengembalian buku-buku yang telah dipinjam
c. Memberikan pelayanan bimbingan belajar
d. Mengadakan pembinaan minat baca
e. Memberikan bantuan informasi kepada semua pihak.
F. Menyusun koleksi/ bahan-bahan pustaka menurut peraturan yang berlaku - Pengelola Laboratorium
Harus bisa mengatur dan mengelola ruangan laboratorium dan peralatan yang ada dengan sebaik-baiknya.
Tugas yang Diemban
a. Membuat jadwal penggunaan ruang laboratorium berikut tata tertib yang harus ditaati oleh setiap pengguna ruangan.
b. Mendata dan menyimpan barang-barang yang ada di dalam laboratorium.
c. Memelihara kebersihan ruangan dan alat-alat yang ada di dalam laboratorium.
- Bagian Tata Usaha
Bagian ini bertanggung jawab terkait proses administasi dan keuangan di dalam sekolah. Tata Usaha terdiri dari 2 bagian, yaitu : bendahara dan staf tata usaha.
Tugas yang Diemban
a. Membuat program kerja bagian tata usaha untuk sekolah.
b. Memberikan pengawasan, pembinaan pada staf tata usaha yang ada di bawahnya.
c. Membuat laporan terkait keluar masuknya uang di sekolah.
d. Mendata administrasi siswa dan selalu meng update apabila ada perubahan baik siswa pindah ataupun siswa baru yang masuk ke dalam sekolah tersebut.
7. Guru Bagian Kurikulum
Guru ini mempunyai tugas kurikulum di sekolah dan proses belajar mengajar di sekolah harus dapat berjalan dengan baik dan terkendali.
Tugas yang Diemban
a. Membagi tugas untuk guru untuk kegiatan belajar mengajar.
b. Menyusun UAS dan UAN di sekolah.
c. Menyusun evaluasi di masing-masing kelas apabila dinilai hal tersebut dibutuhkan untuk kebaikan siswa.
8. Guru Bagian Kesiswaan
Bertugas terutama untuk masalah yang terkait kesiswaan dan proses penanganannya termasuk kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah.
Tugas yang Diemban
a. Menjadi Pembina OSIS sehingga harus memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap kegiatan OSIS di sekolah tersebut.
b. Menjadi perencana dan pengawas untuk kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah.
c. Memberikan penilaian terhadap siswa yang dianggap layak untuk mewakili sekolah untuk kegiatan-kegiatan yang diadakan di luar sekolah.
9. Sarana Prasarana
Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana Prasarana Sekolah membantu Kepala Sekolah dalam Urusan-urusan sebagai berikut :
a. Menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana sekolah
b. Menyusun program kebersihan, keindahan, dan keamanan lingkungan sekolah.
c. Mengatur pengadaan denah sekolah, organigram, papan data, kohor, atribut, label, dan lain-lain yang berhubungan dengan keperluan sekolah.
d. Mengatur dan atau mengkoordinasikan pelaksanaan pembangunan dan atau rehabilitasi gedung,ruangan, halaman, kebun , meubeler, sarana prasarana sekolah lainnya.
e. Melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap sarana sekolah (barang habis pakai / barang tidak habis pakai) serta peningkatan ketertiban administrasinya
f. Mengkoordinir penyimpanan barang-barang inventaris sekolah
g. Mengkoordinir pencatatan (inventarisasi) dan pengadministrasian data barang-barang inventaris, antara lain :
Inventaris Kelas
Inventaris Laboratorium
Inventaris Perpustakaan
Inventaris Ruang Guru
Inventaris Ruang Kepala Sekolah
Inventaris Ruang Tata Usaha
Inventaris Alat Kebersihan dan Taman
Inventaris Alat Elektronika dan Sound System
Inventaris Alat Dapur
Inventaris Kendaraan
Inventaris Alat Olah Raga
Inventaris Gedung Serba Guna
Inventaris Alat dan Media Pembelajaran
Inventaris Alat dan Sarana kegiatan Ibadah
h. Membuat tata tertib dan mengatur pemanfaatan sarana prasarana
i. Bersama-sama dengan waka-waka yang lain untuk menyusun dan merencanakan kebutuhan sarana prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar.
j. Membuat laporan Inventarisasi barang setiap tiga bulan bekerjasama dengan staf Tata Usaha Sekolah.
10. Humas
Humas membantu Kepala Sekolah dalam urusan-urusan kegiatan sebagai berikut :
1. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan baik antara sekolah dengan Komite Sekolah
2. Menampung saran-saran dan pendapat masyarakat demi kemajuan sekolah
3. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan antara sekolah dengan orang tua / wali murid
4. Mengkoordinir pembuatan laporan kemajuan sekolah kepada masyarakat / wali murid mengenai program-program sekolah :
a. Yang Telah dilaksanakan
b. Yang sedang dilaksanakan
c. Yang akan dilaksanakan
5. Memberikan gambaran dan kondisi sekolah misalnya melalui :
6. Laporan kepada orang tua
7. Penerbitan majalah sekolah
8. Kunjungan ke sekolah
9. Kunjungan ke rumah siswa
10. Meningkatkan penyelenggaraan Bhakti Sosial misalnya :
- Kepedulian terhadap bencana alam
- Kepedulian terhadap warga sekitar sekolah.
11. Membuat konsep-konsep Surat Dinas dan surat-surat lainnya yang berhubungan dengan urusan Humas serta mengarsipkannya.
12. Mengkoordinir penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Humas
11. Guru (Wali Kelas)
Wali kelas bertanggung jawab terhadap siswa-siswi yang ada di dalam kelas jadi seorang wali kelas bisa dikatakan sebagai orang tua murid untuk kelas tersebut. Kehadiran wali kelas harus bisa membangun adanya kedekatan antara guru dan siswa di dalam kelas.
Tugas yang Diemban
a. Mengelola kelas baik siswa dan administrasi yang terkait dengan kelas tersebut.
b. Memberikan catatan bagi sebagian siswa tertentu baik siswa yang dikenal pintar, kurang pintar, nakal di kelas, dan lain-lain.
c. Mengisi penilaian pada akhir belajar dan memberikannya pada orang tua siswa pada saat pembagian raport.
12. Guru Mata Pelajaran
Mengajar sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing jadi biasanya disekolah sudah mulai ada pembagian guru sesuai dengan keahliannya. Guru mata pelajaran ini diharapkan bisa lebih fokus mengajar sehingga siswa bisa lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan.
Tugas yang Diemban
a. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar berikut memberikan penilaian terhadap siswa di sekolah tersebut. Baik itu terkait kegiatan belajar, ujian harian, umum, dan akhir.
b. Memberikan penilaian untuk masing-masing siswa.
c. Mengecek dan mengisi kehadiran siswa setiap pelajarannya.
d. Memberikan remedial/perbaikan terhadap siswa yang masih kurang dari segi penilaian.
13. Siswa
Tugas seorang siswa di sekolah dibagi menjadi 5 unsur pokok yaitu:
1. Belajar :
Belajar merupakan tugas pokok seorang siswa, karena melalui belajar dapat menciptakan generasi muda yang cerdas. Tugas siswa di sekolah dibagi menjadi 3 diantaranya adalah:
a. Memahami dan mempelajari materi yang diajarkan.
b. Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
c. Mempelajari kembali materi yang telah diajarkan dan mengerjakan PR jika Ada PR.
2. Taat pada peraturan sekolah: setiap sekolah memiliki tatatertib yang harus ditaati oleh para siswa, demi terciptanya kondisi sekolah yang kondusif, aman, nyaman untuk siswa dalam belajar dan menjalani aktivitas selama di sekolah. Selain itu tatatertib sekolah juga sebagai patokan dan kontrol prilaku siswa di sekolah. Jika tatatertib dilangar maka akan mendapatkan sangsi atau hukuman.
3. Patuh dan hormat pada guru: tugas seorang siswa di sekolah selanjutnya adalah patuh dan hormat kepada guru. Rahmat, barokah dan manfaat dari sebuah ilmu itu tergantung dari ridhonya guru. Oleh karena itu jika siswa ingin menjadi siswa yang cerdas haruslah patuh, taat dan hormat pada guru. Contoh:
a. Menuruti semua perintah guru.
b. Menghargai guru.
c. Memperhatikan jika diterangkan materi oleh guru.
4. Disiplin:
Ada sebuah istilah “ kunci meraih sukses adalah disiplin” istilah ini memiliki makna yang kuat jika seseorang memiliki disiplin yang tinggi maka dia akan sukses. Begitu juga dengan siswa jika seorang siswa memiliki disiplin yang tinggi maka dia akan dapat meraih cita-cita yang diinginkan. Bentuk dari disiplin siswa adalah:
a. Disiplin dalam belajar
b. Disiplin dalam sekolah
5. Menjaga nama baik sekolah: menjaga nama baik sekolah adalah kewajiban setiap siswa, dengan menjaga nama baik sekolah maka siswa dan sekolah akan mendapatkan nilai positif dari masyarakat. Dan jika siswa dapat memberikan prestasi bagi sekolah akan menjadi sebuah kebanggaan yang luar biasa.
Struktur Organisasi SMPN 1 gedung Aji Baru, klik tautan berikut :
STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi sekolah merupakan suatu bentuk yang berupa urutan atau daftar yang berfungsi sebagai suatu upaya dalam menjelaskan tugas dan fungsi dari setiap komponen penyelenggara pendidikan yang bersangkutan dengan sekolah tersebut. Selain sebagai penjelasan mengenai tugas dan fungsi dari setiap komponen yang bersangkutan, pada struktur tersebut kita dapat melihat mengenai kepemimpinan seseorang siapa yang menjadi pemimpin dan siapa saja yang dipimpin.
Berikut merupakan daftar atau urutan dari struktur organisasi sekolah, diantaranya :
- Kepala Sekolah
Di sekolah yang menjadi puncak pimpinan tertinggi adalah seorang kepala sekolah. Peranannya sangat signifikan untuk dapat membangun perkembangan sekolah menjadi lebih baik. Kepala sekolah harus menjadi contoh yang baik untuk guru, staf, murid dan lingkungan sekitar. Kepala sekolah di dalam organisasi sekolah dapat berperan sebagai:
Leader motivator
Edukator
Manajer
Inovator
Kepala sekolah haruslah orang yang benar-benar kompeten agar keberhasilan sekolah baik di luar sekolah dan keberhasilan di dalam sekolah terutama pendidikan anak-anak bisa seimbang. Bagaimanapun meski sekolah dianggap berhasil di luar namun anak-anak kurang terbentuk dari segi adab dan sopan santun tentunya akan mengurangi fungsi utama sekolah sebagai pendidik generasi di masa yang akan datang.
Tugas yang Diemban
a. Penyusun program sekolah baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.
b. Pengawas kegiatan belajar mengajar disekolah.
c. Memberikan bimbingan dan pembinaan kepada guru, staf, dan murid.
d. Memberikan sumbangsih baik di dalam sekolah maupun dengan lingkungan di sekitar sekolah. - Komite Sekolah
Komite Sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Komite Sekolah diatur dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.
Tugas Komite Sekolah adalah:
a. memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan;
b. menggalang dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat baik perorangan/organisasi/dunia usaha/dunia industri maupun pemangku kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif;
c. mengawasi pelayanan pendidikan di Sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
d. menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari peserta didik, orangtua/wali, dan masyarakat serta hasil pengamatan Komite Sekolah atas kinerja Sekolah;
- Wakil Kepala Sekolah
Wakil kepala sekolah adalah orang kedua di sekolah yang sama-sama bertanggung jawab dengan kepala sekolah dalam rangka menciptakan sekolah yang baik dan berkualitas. Sebagai orang yang menggantikan kepala seolah apabila berhalangan hadir maka wakil kepala sekolah peranannya tidak bisa dipandang sebelah mata. Wakil kepala sekolah harus mempunyai kemampuan yang baik terutama dalam bidang pendidikan dan manajerial. Itu akan menjadi modal utama agar dapat membantu kepala sekolah dengan baik.
Tugas yang Diemban
a. Ikut membantu kepala sekolah untuk meningkatkan keberhasilan dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
b. Menyusun rencana sekolah bersama-sama dengan kepala sekolah.
c. Memberikan masukan dan pertimbangan untuk perkembangan sekolah.
- Pengelola Perpustakaan
Tugas yang diemban
- Melayani peminjaman buku-buku
b. Melayani pengembalian buku-buku yang telah dipinjam
c. Memberikan pelayanan bimbingan belajar
d. Mengadakan pembinaan minat baca
e. Memberikan bantuan informasi kepada semua pihak.
F. Menyusun koleksi/ bahan-bahan pustaka menurut peraturan yang berlaku - Pengelola Laboratorium
Harus bisa mengatur dan mengelola ruangan laboratorium dan peralatan yang ada dengan sebaik-baiknya.
Tugas yang Diemban
a. Membuat jadwal penggunaan ruang laboratorium berikut tata tertib yang harus ditaati oleh setiap pengguna ruangan.
b. Mendata dan menyimpan barang-barang yang ada di dalam laboratorium.
c. Memelihara kebersihan ruangan dan alat-alat yang ada di dalam laboratorium.
- Bagian Tata Usaha
Bagian ini bertanggung jawab terkait proses administasi dan keuangan di dalam sekolah. Tata Usaha terdiri dari 2 bagian, yaitu : bendahara dan staf tata usaha.
Tugas yang Diemban
a. Membuat program kerja bagian tata usaha untuk sekolah.
b. Memberikan pengawasan, pembinaan pada staf tata usaha yang ada di bawahnya.
c. Membuat laporan terkait keluar masuknya uang di sekolah.
d. Mendata administrasi siswa dan selalu meng update apabila ada perubahan baik siswa pindah ataupun siswa baru yang masuk ke dalam sekolah tersebut.
7. Guru Bagian Kurikulum
Guru ini mempunyai tugas kurikulum di sekolah dan proses belajar mengajar di sekolah harus dapat berjalan dengan baik dan terkendali.
Tugas yang Diemban
a. Membagi tugas untuk guru untuk kegiatan belajar mengajar.
b. Menyusun UAS dan UAN di sekolah.
c. Menyusun evaluasi di masing-masing kelas apabila dinilai hal tersebut dibutuhkan untuk kebaikan siswa.
8. Guru Bagian Kesiswaan
Bertugas terutama untuk masalah yang terkait kesiswaan dan proses penanganannya termasuk kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah.
Tugas yang Diemban
a. Menjadi Pembina OSIS sehingga harus memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap kegiatan OSIS di sekolah tersebut.
b. Menjadi perencana dan pengawas untuk kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah.
c. Memberikan penilaian terhadap siswa yang dianggap layak untuk mewakili sekolah untuk kegiatan-kegiatan yang diadakan di luar sekolah.
9. Sarana Prasarana
Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana Prasarana Sekolah membantu Kepala Sekolah dalam Urusan-urusan sebagai berikut :
a. Menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana sekolah
b. Menyusun program kebersihan, keindahan, dan keamanan lingkungan sekolah.
c. Mengatur pengadaan denah sekolah, organigram, papan data, kohor, atribut, label, dan lain-lain yang berhubungan dengan keperluan sekolah.
d. Mengatur dan atau mengkoordinasikan pelaksanaan pembangunan dan atau rehabilitasi gedung,ruangan, halaman, kebun , meubeler, sarana prasarana sekolah lainnya.
e. Melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap sarana sekolah (barang habis pakai / barang tidak habis pakai) serta peningkatan ketertiban administrasinya
f. Mengkoordinir penyimpanan barang-barang inventaris sekolah
g. Mengkoordinir pencatatan (inventarisasi) dan pengadministrasian data barang-barang inventaris, antara lain :
Inventaris Kelas
Inventaris Laboratorium
Inventaris Perpustakaan
Inventaris Ruang Guru
Inventaris Ruang Kepala Sekolah
Inventaris Ruang Tata Usaha
Inventaris Alat Kebersihan dan Taman
Inventaris Alat Elektronika dan Sound System
Inventaris Alat Dapur
Inventaris Kendaraan
Inventaris Alat Olah Raga
Inventaris Gedung Serba Guna
Inventaris Alat dan Media Pembelajaran
Inventaris Alat dan Sarana kegiatan Ibadah
h. Membuat tata tertib dan mengatur pemanfaatan sarana prasarana
i. Bersama-sama dengan waka-waka yang lain untuk menyusun dan merencanakan kebutuhan sarana prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar.
j. Membuat laporan Inventarisasi barang setiap tiga bulan bekerjasama dengan staf Tata Usaha Sekolah.
10. Humas
Humas membantu Kepala Sekolah dalam urusan-urusan kegiatan sebagai berikut :
1. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan baik antara sekolah dengan Komite Sekolah
2. Menampung saran-saran dan pendapat masyarakat demi kemajuan sekolah
3. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan antara sekolah dengan orang tua / wali murid
4. Mengkoordinir pembuatan laporan kemajuan sekolah kepada masyarakat / wali murid mengenai program-program sekolah :
a. Yang Telah dilaksanakan
b. Yang sedang dilaksanakan
c. Yang akan dilaksanakan
5. Memberikan gambaran dan kondisi sekolah misalnya melalui :
6. Laporan kepada orang tua
7. Penerbitan majalah sekolah
8. Kunjungan ke sekolah
9. Kunjungan ke rumah siswa
10. Meningkatkan penyelenggaraan Bhakti Sosial misalnya :
- Kepedulian terhadap bencana alam
- Kepedulian terhadap warga sekitar sekolah.
11. Membuat konsep-konsep Surat Dinas dan surat-surat lainnya yang berhubungan dengan urusan Humas serta mengarsipkannya.
12. Mengkoordinir penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Humas
11. Guru (Wali Kelas)
Wali kelas bertanggung jawab terhadap siswa-siswi yang ada di dalam kelas jadi seorang wali kelas bisa dikatakan sebagai orang tua murid untuk kelas tersebut. Kehadiran wali kelas harus bisa membangun adanya kedekatan antara guru dan siswa di dalam kelas.
Tugas yang Diemban
a. Mengelola kelas baik siswa dan administrasi yang terkait dengan kelas tersebut.
b. Memberikan catatan bagi sebagian siswa tertentu baik siswa yang dikenal pintar, kurang pintar, nakal di kelas, dan lain-lain.
c. Mengisi penilaian pada akhir belajar dan memberikannya pada orang tua siswa pada saat pembagian raport.
12. Guru Mata Pelajaran
Mengajar sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing jadi biasanya disekolah sudah mulai ada pembagian guru sesuai dengan keahliannya. Guru mata pelajaran ini diharapkan bisa lebih fokus mengajar sehingga siswa bisa lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan.
Tugas yang Diemban
a. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar berikut memberikan penilaian terhadap siswa di sekolah tersebut. Baik itu terkait kegiatan belajar, ujian harian, umum, dan akhir.
b. Memberikan penilaian untuk masing-masing siswa.
c. Mengecek dan mengisi kehadiran siswa setiap pelajarannya.
d. Memberikan remedial/perbaikan terhadap siswa yang masih kurang dari segi penilaian.
13. Siswa
Tugas seorang siswa di sekolah dibagi menjadi 5 unsur pokok yaitu:
1. Belajar :
Belajar merupakan tugas pokok seorang siswa, karena melalui belajar dapat menciptakan generasi muda yang cerdas. Tugas siswa di sekolah dibagi menjadi 3 diantaranya adalah:
a. Memahami dan mempelajari materi yang diajarkan.
b. Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
c. Mempelajari kembali materi yang telah diajarkan dan mengerjakan PR jika Ada PR.
2. Taat pada peraturan sekolah: setiap sekolah memiliki tatatertib yang harus ditaati oleh para siswa, demi terciptanya kondisi sekolah yang kondusif, aman, nyaman untuk siswa dalam belajar dan menjalani aktivitas selama di sekolah. Selain itu tatatertib sekolah juga sebagai patokan dan kontrol prilaku siswa di sekolah. Jika tatatertib dilangar maka akan mendapatkan sangsi atau hukuman.
3. Patuh dan hormat pada guru: tugas seorang siswa di sekolah selanjutnya adalah patuh dan hormat kepada guru. Rahmat, barokah dan manfaat dari sebuah ilmu itu tergantung dari ridhonya guru. Oleh karena itu jika siswa ingin menjadi siswa yang cerdas haruslah patuh, taat dan hormat pada guru. Contoh:
a. Menuruti semua perintah guru.
b. Menghargai guru.
c. Memperhatikan jika diterangkan materi oleh guru.
4. Disiplin:
Ada sebuah istilah “ kunci meraih sukses adalah disiplin” istilah ini memiliki makna yang kuat jika seseorang memiliki disiplin yang tinggi maka dia akan sukses. Begitu juga dengan siswa jika seorang siswa memiliki disiplin yang tinggi maka dia akan dapat meraih cita-cita yang diinginkan. Bentuk dari disiplin siswa adalah:
a. Disiplin dalam belajar
b. Disiplin dalam sekolah
5. Menjaga nama baik sekolah: menjaga nama baik sekolah adalah kewajiban setiap siswa, dengan menjaga nama baik sekolah maka siswa dan sekolah akan mendapatkan nilai positif dari masyarakat. Dan jika siswa dapat memberikan prestasi bagi sekolah akan menjadi sebuah kebanggaan yang luar biasa.
Demikianlah penjelasan tentang struktur organisasi sekolah. Apabila semakin besar sekolah dan jumlah siswa yang semakin bertambah maka bisa dibuat lebih banyak divisi atau bagian yang sesuai dengan kondisi sekolah. Setiap bagian harus bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya agar kegiatan baik di dalam maupun di luar sekolah bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Sumber2:
- Seputarsekolahinfo.blogspot.com
- Jogloabang.com
- Https://www.smamuhwsb.sch.id
< Nanik >