Spansagaba.com, Suka Bhakti – Apa yang Anda rasakan setelah lebih dari 2 bulan tidak bertemu dengan orang-orang yang Anda cintai?
Biasanya setiap hari kita bercanda dan bercengkerama. Sesekali tidak bertegur sapa. Saling menikmati kesendirian masing-masing. Tapi hanya satu atau dua hari. Setelah itu kembali suka cita mewarnai hari-hari kita.

Adalah Virus Corona atau Coronavirus Desease (Covid-19) yang mengubah itu semua. Sejak virus itu masuk ke negeri ini pada bulan Januari yang lalu (https://m.liputan6.com/news/read/4231838/ahli-epidemiologi-ui-sebut-virus-corona-menyebar-di-indonesia-sejak-januari-2020) tatanan kehidupan masyarakat Indonesia berubah.

Benar, bahwa Covid-19 mengubah kehidupan umat manusia, bukan hanya di Indonesia melainkan hampir di seluruh negara di dunia. Betapa tidak, aktivitas yg biasanya dikerjakan di luar rumah harus ‘di rumah saja’, ke mana-mana dibatasi, harus jaga jarak sosial dan fisik (social and physical distancing ), harus selalu mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dsb.

Maka, ketika diumumkan bahwa siswa kelas 9 akan mengembalikan buku perpustakaan ke sekolah tentu hal itu disambut suka cita oleh guru dan siswa.
Tidak masalah kalau semuanya harus diatur sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Karena sejak awal sudah kami antisipasi.

Demikianlah, Covid-19 yang telah membuat ‘ambyar’ semua agenda. Namun demikian hal itu harus kita hadapi dengan pola kehidupan yang baru. Atau lebih sering disebut Kenormalan Baru (New Normal).
< & >
I Love My School
SukaSuka
Terima kasih atas apresiasinya. 👍💪💪
SukaSuka