smpn1gedungajibaru.school.blog, Tulang Bawang – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, Ristu Irham, S.Pd., M.M. kembali menerbitkan surat tentang Perpanjangan Pembelajaran secara Daring / Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Di dalam surat bernomor 420/539/V.1-D1/TB/II/2022 tertanggal 22 Februari 2022 itu Kadisdik mengatakan,”Dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Corona Virus Desease 2019 ( Covid-19 ) varian Omicron di Tulang Bawang yang semakin meningkat maka kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) jenjang PAUD, SD, dan SMP, Satuan Pendidikan Kesetaraan Negeri dan Swasta diperpanjang sampai dengan tanggal 2 Maret 2022″.
Langkah itu diambil menyusul keluarnya Instruksi Gubernur Lampung No. 5 Tahun 2022, tentang Pembaharuan PPKM di Provinsi Lampung mulai 15 – 28 Februari 2022.

Dalam instruksi itu disebutkan bahwa kabupaten Tulang Bawang berada pada PPKM Level 2 bersama 5 kabupaten/kota lainnya. Kabupaten/kota dimaksud adalah Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, Mesuji dan Kabupaten Pesisir Barat.
Menyikapi informasi perpanjangan PJJ itu, grup WhatsApp Info KS SMP Tulang Bawang menjadi ‘ramai’.
Jumadi, S.Pd., Kepala SMPN 3 Penawartama, mengusulkan,”PJJ-nya kalau pelajaran PJOK bisa lari-lari, Bu. Bagaimana kalau pas pelajaran olahraga anaknya disuruh masuk ke sekolah, berolahraga. Insya Allah lebih sehat. Mohon ijin kalau diperkenankan, Bu”.
Kabid Pembinaan Ketenagaan, Yohana Sri Wahyuni, M.Pd. menanggapi usul dengan solusi yang logis. “Anak diberi tugas olahraga pagi, diisikan di jurnal : pukul berapa sampai pukul berapa, ditandatangani orang tua/wali, videokan. Nanti dibuat laporan. Satu bulan, setiap hari berapa jam rata-rata olah raganya. Jumlah waktu dalam 1 minggu berapa jam, buat tabel dll. Malah keterampilannya holistik, sehatnya dapat juga”, Kabid Yohana menguraikan solusinya.
< & >