Diadang Jalan Berlubang dan Berlumpur, Peserta MGMP Pantang Mundur

Spensagaba, Rawajitu Selatan – Forum Kepala SMP Wilayah Timur (Forum KSWT) kembali merealisasikan program peningkatan kompetensi guru dengan menyelenggarakan MGMP putaran ketiga.

Sambutan Kepala SMPN 2 Rawajitu Selatan diwakili oleh Tutik Sumirat, S.Pd.

MGMP putaran ketiga ini diikuti oleh guru-guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Matematika, dan Seni Budaya bertempat di SMPN 2 Rawajitu Selatan.

Untuk menuju lokasi kegiatan, tepatnya di jalan Keramat SP 1  Kampung Bumiratu Kec. Rawajitu Selatan Kab. Tulang Bawang yang berjarak 2,5 km dari jalan Raya Rawajitu, peserta MGMP harus menghadapi banyak tantangan.

Ambil momen sebelum acara dimulai. Dari kanan (berbaju batik) Rohman Edi Purwanto, S.Pd.,M.Pd., Siti Wardiyatmi, S.Pd.,M.M., Rustoyo, S.Pd., Dwi Murwanto, S.Pd.

Hujan yang turun pada hari Sabtu pagi, mulai pukul 03.16 sampai 06.47 membuat sepanjang jalan menuju lokasi kegiatan menjadi semakin becek dan berlumpur.

Beberapa peserta terutama ibu-ibu terpaksa harus turun dari sepeda motor dan melepas sepatunya. Peserta yang berangkat menggunakan kendaraan roda empat juga demikian. Mobil mereka titipkan di halaman rumah warga. Kondisi jalan sangat parah.

Murjiati, S.Pd. – Guru Penggerak Kab. Tulang Bawang yang didaulat menjadi narasumber kegiatan MGMP bersama Koordinator Forum KSWT Dwi Murwanto, S.Pd.

Tuti Sumirat, S.Pd. – guru senior sekolah setempat dalam sambutannya secara bergurau menyampaikan,”Keadaan seperti inilah yang membuat kami ‘betah’ di sini. Karena sudah capai di jalan membuat kami makan lebih nikmat dan tidur nyenyak,” guraunya disambut tepuk tangan dan senyum peserta lainnya.

Seperti biasa, MGMP disaksikan dan dikawal oleh 2 orang pengawas Pembina wilayah tersebut, yakni Siti Wardiyatmi, S.Pd., M.M., dan Rohman Edi Purwanto, S.Pd., M.Pd., Koordinator Forum KSWT Dwi Murwanto, S.Pd.

Kepala SMPN 1 Gedung Aji Baru – Rustoyo, S.Pd. mengajak peserta MGMP mempublikasikan kegiatan guru dan sekolah di website atau blog sekolah masing-masing.

Di samping itu hadir beberapa Kepala Sekolah di antaranya Rustoyo, S.Pd.-Kepala SMPN 1 Gedung Aji Baru, Herwani, S.Ag.-Kepala SMPN 2 Gedung Aji Baru, Titin Sulastri, S.Pd.-Kepala SMP IT Citra Insani, Santoso, S.Pd.I.-Kepala SMP PGRI 2 Gedung Aji Baru, dan Sukani, S.Pd.I.-Kepala SMP Kosgoro Penawartama.

Peserta MGMP serius mengikuti arahan dari salah satu narasumber.

Menanggapi kegiatan MGMP putaran ketiga ini, Koordinator Forum KSWT – Dwi Murwanto, S.Pd. mengungkapkan,”Kegiatan hari ini (Sabtu, 11/2), walaupun harus berjuang untuk sampai ke lokasi karena diguyur hujan dapat berjalan dengan baik yang dihadiri oleh 53 orang guru dari 3 mapel. Ini semua berkat semangat dan motivasi dari bapak ibu kepala sekolah agar guru-guru kita memiliki peningkatan profesionalisme dalam memahami dan menyiapkan implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan masing-masing. Tinggal satu putaran lagi sehingga hasilnya akan semakin baik. Apresiasi kepada kita semua. Harapan saya untuk putaran terakhir semua kepala sekolah bisa hadir untuk memberikan dukungan moril kepada guru-guru kita !” harapnya.

Untuk diketahui, MGMP putaran keempat/terakhir akan dilaksanakan pada hari Selasa, 14 Februari 2023 di SMPN 2 Rawajitu Timur dengan mata pelajaran Bahasa Inggris, Prakarya, dan Pendidikan Anti Korupsi (PAK).

Pemandangan sepanjang jalan menuju lokasi kegiatan MGMP sejauh 2,5 km yang penuh tantangan.

<<< &&& >>>

Diterbitkan oleh redaksigaba1

Pengasuh redaksi Blog SMPN 1 Gedung Aji Baru

9 tanggapan untuk “Diadang Jalan Berlubang dan Berlumpur, Peserta MGMP Pantang Mundur

  1. Saran saja, judul sudah ok, tpi boleh dong di tambahkan potret jalan nyaa juga,agar lebih penasaran,, “jalan seperti apa si yg membuat nikmat makan dan tidur nyenyakk setelah melewati nyaa.”. heheh…..
    Semoga segera ada perubahan…

    Suka

  2. Perjalanan yang luar biasa, tapi semua terbayar rasa lelah karena mendapat banyak ilmu yang bermanfaat

    Suka

  3. Semakin berat tantangan semakin bersemangat dalam menjalankan tugas dan kewajiban, meningkatkan kompetensi demi menciptakan anak didik yang unggul baik dalam akademik atau non akademik, berakhlak mulia dan dapat bersaing secara global.
    “Long life education”

    Suka

Tinggalkan Balasan ke redaksigaba1 Batalkan balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai